Niwatori (/niwɑθorɪə/: a Japanese word for chicken), is a twenty something web designer and programmer who lives in Bandung, Indonesia.

Menginstall Rails di FreeBSD


Ruby on Rails atau lebih dikenal dengan sebutan Rails adalah framework web programming berbasis bahasa pemrograman Ruby yang menganut model pengembangan aplikasi MVC (Model-View-Controller). Ruby sendiri merupakan bahasa pemrograman berorientasi obyek buatan Yukihiro “Matz” Matsumoto, dan Rails atau RoR dibuat oleh David Heinemeier Hansson. Framework web development yang sedang naik daun ini mulai banyak dipakai, dipasangkan dengan AJAX, Rails semakin populer di era Web 2.0 belakangan ini. Berikut ini adalah langkah-langkah instalasi Rails di FreeBSD.

  1. Sebelum memulai, pastikan database server MySQL dan webserver Apache sudah terinstall di server FreeBSD kita (web server lain seperti lightppd juga bisa digunakan).
  2. Selanjutnya kita akan memanfaatkan fasilitas port install (portinstall, portupgrade, pkgdb, portsdb) dari FreeBSD menginstall paket-paket ruby dan library yang dibutuhkan secara online. Pertama-tama kita update dulu index port yang ada agar versi aplikasi yang akan kita install adalah yang terbaru:
    $ portsdb -F -u
  3. Lalu setelah portsdb telah terupdate lakukan install via port untuk paket rubygem-rails, instalasi paket ini akan turut menginstall paket dependencies utamanya (yaitu ruby, gems dll.)
    $ portinstall -P rubygem-rails 
    Pada instalasi rubygem akan ada option yang ditanyakan, pilihlah FastCGI. Untuk meningkatkan performansi script ruby (yang pada mode CGI biasa terasa agak lambat) kita akan memanfaatkan FastCGI dengan sedikit modifikasi pada setting Apache kita.
    Options for rubygem-rails 1.0.0
    [x] FCGI             FastCGI support
    [ ] MEMCACHE_CLIENT  MemCache-Client support
  4. Setelah selesai, periksa apakah ruby sudah terinstall di sserver FreeBSD kita:
    $ ruby --version
    Hasilnya: ruby 1.8.4 (2005-12-24) [i386-freebsd6]
  5. Selanjutnya kita pastikan apakah Rails sudah dapat digunakan dan berjalan lancar. Kita buat aplikasi Rails baru (misal: latihan) dengan perintah:
    $ rails latihan
    Rails akan otomatis membuat direktori “latihan” dengan direktori dan files-files dasar untuk framework Rails di dalamnya. Untuk memeriksanya:
    $ cd latihan
    $ ls -l
    drwxr-xr-x  6 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 app
    drwxr-xr-x  2 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 components
    drwxr-xr-x  3 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 config
    drwxr-xr-x  2 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 db
    drwxr-xr-x  2 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 doc
    drwxr-xr-x  3 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 lib
    drwxr-xr-x  2 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 log
    drwxr-xr-x  5 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 public
    -rw-r--r--  1 1003 1003  307 2006-06-29 03:01 Rakefile
    -rw-r--r--  1 1003 1003 7264 2006-06-29 03:01 README
    drwxr-xr-x  4 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 script
    drwxr-xr-x  7 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 test
    drwxr-xr-x  5 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 tmp
    drwxr-xr-x  3 1003 1003 4096 2006-06-29 03:01 vendor
  6. Selanjutnya adalah memastikan lebih lanjut (tidak hanya create application tapi juga apakah Railsnya running) dengan memanfaatkan webserver bawaan Ruby yaitu WEBrick. Caranya, di direktori “latihan” ketikan:
    $ ruby script/server
    => Booting WEBrick...
    => Rails application started on http://127.0.0.1:3000
    => Ctrl-C to shutdown server; call with --help for options
    [2006-06-29 03:11:27] INFO  WEBrick 1.3.1
    [2006-06-29 03:11:27] INFO  ruby 1.8.4 (2005-12-24) [i386-freebsd6]
    [2006-06-29 03:11:27] INFO  WEBrick::HTTPServer#start: port=3000
    
  7. Lalu bukalah browser, ketikan alamat URL http://localhost:3000 . Jika halaman “You’re riding the Rails!” muncul, klik-lah link “About your application’s environment”. Jika detail environment kita muncul (versi Ruby, Ruby on Rails, database dsb.) maka Ruby on Rails sudah siap digunakan di server kita.
    PR selanjutnya (akan dibahas di posting berikutnya) adalah memodifikasi Apache web server agar bisa melayani request aplikasi Ruby on Rails, karena WEBrick terlalu lambat untuk digunakan untuk keperluan produksi (tapi sangat praktis untuk keperluan development dimana web server bisa direstart dengan mudah)
  8. Mungkin lebih banyak programmer Rails menginstall dan menggunakan Rails di atas MacOSX dan selain itu juga distro linux Debian derrivative sudah banyak menyiapkan paket .deb via aptitude, tapi setelah melakukan instalasi di beberapa platform (MacOS X, GNU/Linux Ubuntu dan Windows XP), instalasi di FreeBSD dengan menggunakan port ini termasuk yang paling mudah menurut saya. Yah setidaknya sangat clean. Happy Rails!

About this entry
You’re currently reading “Menginstall Rails di FreeBSD,” an entry on Hear no chickens, see no chickens, talk no chickens. Published at July 14th 11:54 PM updated at September 26th 06:57 PM
Sections: Chicken on RailsAsk Jeeves  Del.icio.us  Digg it  Google  Technorati  Yahoo 

Sorry, comments are closed for this article.