Niwatori (/niwɑθorɪə/: a Japanese word for chicken), is a twenty something web designer and programmer who lives in Bandung, Indonesia.

Death Note


Review: * * * * * ( 5 bintang ayam )
Sejak rajin membaca manganya di pertengahan januari lalu, langsung ngefans dengan manga yang satu ini. Tentu saja disertai kekhawatiran “Nanti versi animenya bagaimana yah?”. Ternyata setelah beberapa minggu intensif ber-Death Note ria, animenya termasuk bagus banget, Selain ceritanya, gambarnya juga detail dan kualitasnya terjaga sampai episode2 selanjutnya berjalan (not decreasing kaya anime Naruto). Walhasil anime-anime yang rilis berbarengan dengan Death Note ini berguguran ngga gue lirik, contohnya saja D.Grey-Men (yang manganya sebenernya cukup setia gue ikutin). Yang bisa mengimbangi cuma Bakumatsu Kikansetsu Irohanihoheto (topppp! bakal direview juga ah). Dan Death Note ini versi filmnya juga lumayan bagus, beberapa modifikasi dari anime dan manganya membuatnya lebih variatif. Salah satu yang mengganjal paling cuma castingnya, Tetsuya Fujiwara facenya agak kurang cocok jadi Raito (facenya doang yah bukan aktingnya), kurang tegas dan psycho. Pokoknya overall manga-anime-movienya mantap lah. Buktinya anime dan filmnya bagus: the legendary juragan anime mas Idban udah bikin subtitle Indonesianya. Rapih dan keren, beberapa samplenya sudah rilis di milis id-anime.


About this entry
You’re currently reading “Death Note,” an entry on Hear no chickens, see no chickens, talk no chickens. Published at December 7th 06:56 AM updated at December 9th 10:40 PM
Sections: ChickentainmentAsk Jeeves  Del.icio.us  Digg it  Google  Technorati  Yahoo 

2 comments

  1. bebex bebex 12.08.06 / 20PM

    ki,,, pinjem ki!!!! dah janji kan ma bex mo minjemin :D


  2. aban aban 12.09.06 / 06AM

    OOT…Met ultah, Boss…


Sorry, comments are closed for this article.