Niwatori (/niwɑθorɪə/: a Japanese word for chicken), is a twenty something web designer and programmer who lives in Bandung, Indonesia.

Plainly not a Firefox user


Pilihan browser sebenarnya tergantung selera masing-masing, tapi berhubung sempat ditanya teman kantor: “Kamu teh meni anti anti pisan sama Firefox ki?” jadi pingin posting topik ini. Gue ngga segitunya lah, malah sangat ngedukung program / campaign penggunaan Firefox sebagai pengganti Internet Explorer dalam rangka “better internet browsing” (dan semoga orang-orang yang getol pasang banner Firefox juga mempunyai spirit yang sama dalam menyebar luaskan browser ini, bukan cuma gara-gara yang satu ini :P). Tapi cerita kenapa gue memilih tidak menggunakan Firefox yah panjang juga…

Awalnya emang jeleknya gue adalah didasari suudzon / prasangka buruk kalau browser turunan Mozilla (atau mbahnya, Netscape Navigator) bakalan sama aja bloated dan beratnya… tapi yah sedikit banyak berdasar pengalaman pribadi sebagai user awam sih terbukti bener juga (IMHO). Sebagai webdesigner (yang payah tapi perfeksionis ^^) mau nggak mau harus testing hasil desain web di beberapa browser. Dari sini awal akrabnya gue dengan keluarga Navigator, Mozilla, sampai ke jaman Firefox, baik di Windows-windowsan, Linux maupun MacOSX (Panther). Tapi seiring berjalannya waktu ada beberapa pengalaman pribadi yang menjadi catatan dan alasan :
  • Track record komputer gue sampai sekarang umumnya minim (baca: jebot), resource secuil aja terasa sangat berarti. Mungkin artikel yang menyebutkan Firefox kadang memakan banyak resources (click) baru heboh di versi 1.5, tapi gue pribadi merasa ini udah ada sejak dulu. Bukan sekali dua kali Firefox gue tiba-tiba lenyap sendiri (dan semua tab lenyap, semoga opsi open last accesed tabs ala Opera dipertimbangkan para developer Firefox).
  • Banyak orang yang terlalu fanatik dengan Firefox (yang kadang berbalik jadi senjata makan tuan, bikin orang sebel) kekeuh menyebut Firefox sebagai browser yang paling cepat. Pengalaman gue pribadi, Opera yang paling cepat dan progresif, tidak hanya di browsing tapi juga download managernya. Bisa dibilang halaman tes adu cepat browser ini lumayan valid juga.
  • Gue sering terbentur kasus bandwith minim (jaman masih GPRS-an) dimana image sering gue disable, disini akses option Firefox tidak lebih praktis dari IE, kalah jauh dengan Opera yang dengan mudah mengatur show images.
  • Beberapa kasus kecil lain yang sebenarnya remeh, tapi bagi gue cukup annoying seperti default download yg selalu ke desktop, find bar (Ctrl+F) yang tetep nangkring di bawah (mempersempit tampilan) walaupun setelah selesai digunakan, bookmarks toolbar yang secara default tampil terus (the red dino is so annoying dan ngehabisin space aja), kadang send button di YahooMail ngga mau diklik dll.
  • Opera 8.5 sekarang sudah free tanpa iklan, banyak perbaikan dan kompatibilitas, cocok dengan selera, memuaskan dan as always… cepat. Download manager yang apik dan cepat, plus fasilitas lain seperti chat dan mail yang semakin ok.
Awalnya gue kira gue doang yang ngerasai hal di atas, sampai akhirnya nemuin Firefox Myth (yang juga tidak sepenuhnya benar). Subyektif memang, tapi seperti yang gue sebut di awal, ini lebih ke soal selera, jadi mungkin gue memilih menjadi bukan pengguna Firefox utamanya sih gara-gara: soal penggunaan resource yang mengecewakan, euforia dan fanatisme Firefox yang tidak pada tempatnya, dan terakhir karena Opera (sebagai browser pilihan gue saat ini) yang sekarang sudah sangat mengakomodasi dan memuaskan.

Tapi sekali lagi Firefox tetap gue rekomendasikan (for better browsing!), terlebih jika hardware anda memang cukup tenaga (baik RAM maupun processor speed). Mungkin versi 1.5 yang konon cukup bermasalah lebih baik jangan diharapkan dulu, lebih baik untuk sementara manfaatkan versi 1.0.7 atau lainnya.


About this entry
You’re currently reading “Plainly not a Firefox user,” an entry on Hear no chickens, see no chickens, talk no chickens. Published at January 12th 02:12 AM updated at March 9th 06:04 PM
Sections: Cyber ChickenAsk Jeeves  Del.icio.us  Digg it  Google  Technorati  Yahoo 

17 comments

  1. snydez snydez 01.12.06 / 07AM

    gue make firefox, karena tab brosingnya (untuk ngumpetin window yang dibrowse) dan extensionnya.. bisa ngeblok iklan secara intergasi. i dunno opera bisa apa engga.. since, opera yg free udah ada iklan kecuali di hack


  2. Dikiwinky Dikiwinky 01.13.06 / 23PM

    Sony sayang.. sejak jaman baheula opera udah tabbed browsing, sejak kepala 7 udah popup blocker, dan sejak kepala 8.5x udah full free dan bebas iklan _.

    O iya tambahan (supaya fans Firefox ga ngambek): kelebihan Firefox yg sourcenya di-open bikin banyak orang yg bikin plugin/extension yg useful sih.


  3. Yudha Yudha 01.16.06 / 09AM

    Halah Opera udah bebas Iklan toh … katinggaleun pisan euy, gaulnya cuman sama firefox dan IE .. huehue


  4. puty puty 01.18.06 / 11AM

    plainly, buat sayah, semua browser sama aja… gaptek :P


  5. dani dani 01.20.06 / 18PM

    yah..setuju dg opera faster..firefox..yaa buat cek web lah..ada spread opera gak ya.. :))


  6. iang iang 01.21.06 / 13PM

    yg penting bukan IE. hihihi..


  7. Nofie Nofie 01.25.06 / 12PM

    Firefox bakal lebih bagus lagi kalau ada fitur “open last accesed” ala Opera. Antara Firefox 1.5 dan Opera 8.5, saya prefer yang terakhir.


  8. aban aban 01.27.06 / 10AM

    tunggu ajah, ntar para produsen browser kayak mozilla en microsoft bakal merger demi kepentingan regulasi browser seluruh dunia. Pimpronya bernama Diki Andeas :P


  9. kus kus 02.01.06 / 13PM

    yeah … ff memang kadang lambat banget.

    pake opera omm. bagus dan gratis :)

    cepat lagi.


  10. 2792 2792 02.13.06 / 18PM

    biasana mah pake firefox, soale klo ke wrnt jrg ada opera, IE dah jrg make

    ps : btw, a, numpang blog ya di www.setiamihardja.or.id


  11. bhima bhima 02.15.06 / 10AM

    tetep…Firefox mania!!


  12. Ronald Ronald 02.15.06 / 12PM

    ni respon gw dari berbagai keluhan di atas. - Firefox memang kadang sedot resource banyak kalo tab yang dibuka banyak tapi itu gak selalu terjadi kadang FF makan CPU usage ampe 100 persen.Ini juga masih jadi pertanyaan buat gw ,semacam anomaly deh. - Untuk test kecepatan,firefox ada beberapa setting yang harus diset sehinga bisa melampau Opera. coba ketik about:config di addres bar. nah ada beberapa setting seperti network pipelining,dll. lengkapnya cari deh di om google. - kelebihan2 dari opera terdapat juga di FF koq,cuma memang harus tambah PlugIn :-P -Fitur2 kaya Find (Ctrl-F)nya ga ngeganggu2 banget kalee.. mo bener2 enak mah bikin aja browser sendiri.. =P Untuk opera yang gw paling ga suka itu compatibilitasnya! sering gw pusing abis gara2 beberapa fitur aplikasi yang gw bikin ga jalan cuma di opera. Gw bukan FF mania tapi tp ya hanya pendapat pribadi gitchu lowgh… hue he he =P CMIW


  13. Dikiwinky Dikiwinky 02.16.06 / 11AM

    - Setuju deh anomali, semoga cepet diperbaiki. - Wah thanks info tuningnya. - Plugin-plugin FF emang asik2, inilah kelebihan FF yg opensource jadi banyak pengembang yg bikin plugin2 bagus. - Namanya juga personal opinion, gue ngerasa keganggu aja bole kale :P Bikin browser sendiri? Lho justru FF kan opensource, ngapain di reinventing the wheel? Mending diperbaiki bareng-bareng. Soalnya gw pribadi sbenernya tetep ngedukung FF kok, cuma ga suka euforia orang2 yg berlebihan soal FF dan saat ini gw lebih memilih pakai opera, that’s all gitchu lowgh. Thanks udah tuker pikiran _ Semoga user2 bisa mendapat browser yang lebih baik.


  14. hani hani 02.21.06 / 09AM

    Opera is the best lah pokoknya…


  15. hani hani 02.21.06 / 09AM

    Opera is the best lah pokoknya…


  16. dani dani 03.05.06 / 09AM

    pernah coba firefox extension yang fasterfox, download statusbar, tabbrowser preferences, IE tab, session saver, firefox showcase, restart firefox…lumayanlah..cuman small screen utk ff 1.5+ ajah yg blm bs nyaingin opera.. :)) pizz..


  17. wedhouz wedhouz 04.17.06 / 00AM

    setuju… saya sudah pensiun menggunakan firefox sejak beberapa bulan yang lalu. dulu sempat pakai opera, trus coba firefox dan sekarang kembali lagi ke opera


Sorry, comments are closed for this article.